Ada Apa dengan FFI ?
Gak tau apa yang terlintas dipikiran saya. Dan mungkin bukan hanya saya saja yang berpendapat seperti ini. MFI (Masyarakat Film Indonesia) salah satunya, Menurut saya semenjak FFI hadir kembali di era milenium yaitu pada tahun 2004 dan 2005 semenjak 25 Tahun ditiadakan FFI 2004 dan 2005 penilaian juri terhadap nominator sangat kurang baik. Saya heran ketika Marcella Zalianty (Brownies) memenangkan Peran Utama Wanita Terbaik mengalahkan Cornelia Agatha lewat (Detik Terakhir) . Dan menobatkan Hanung Bramantyo sebagai sutradara terbaik lewat (Brownies). Padahal Riri Riza (Gie) dan Hanny R. Saputra (Virgin) men-direct dengan sangat apik dibanding Hanung. Lanjut di FFI2006, Eksul menjadi film terbaik mengalahkan film cadas seperti Berbagi Suami (nia dinata) dan Denias (john de rantau). Apa juri FFI 2006 ini menilai dengan hitungan kancing ? Atau menilai sambil tidur ? Aneh sekali... Dan MFI pun memboikot FFI pada thn 2007, yg termasuk Dian sastro,Tora sudiro,Deddy mizwar,Nicholas saputra,Nia dinata, Hanung bramantyo dll ini memulangkan pial citra mereka ke pihak FFI dan memboikotnya. Salut pada mereka semua yang sduah bertindak berani seperti itu. Semoga FFI memiliki ketua yg baik, serta juri-juri yang sangat pintar. Amin :)
Klik gambar untuk perbesar