8
vote
Gambar preview Asal-Usul Mengapa 1 hari = 24 jam, 1 jam = 60menit

Postnya bagus? Bagi ke temanmu!

Sia-sia punya smartphone tanpa aplikasi cantik TheCrowdVoice

Android★★★★✮ BlackBerry★★★★✮

Asal-Usul Mengapa 1 hari = 24 jam, 1 jam = 60menit

Pernahkah kita bertanya-tanya mengapa dalam 1 hari ada 24 jam, dalam 1 menit ada 60 detik, dan dalam 1 detik ada 60 menit? Inilah jawabannya.
Sistem bilangan yang paling banyak digunakan manusia saat ini adalah sistem desimal, yaitu sebuah sistem bilangan berbasis 10. Namun untuk mengukur waktu kita menggunakan sistem duodesimal (basis 12) dan sexadesimal (basis 60). Hal ini disebabkan karena metode untuk membagi hari diturunkan dari sistem bilangan yang digunakan oleh peradaban kuno Mediterania. Pada sekitar tahun 1500 SM, orang-orang Mesir kuno menggunakan sistem bilangan berbasis 12, dan mereka mengembangkan sebuah sistem jam matahari berbentuk seperti huruf T yang diletakkan di atas tanah dan membagi waktu antara matahari terbit dan tenggelam ke dalam 12 bagian. Para ahli sejarah berpendapat, orang-orang Mesir kuno menggunakan sistem bilangan berbasis 12 didasarkan akan jumlah siklus bulan dalam setahun atau bisa juga didasarkan akan banyaknya jumlah sendi jari manusia (3 di tiap jari, tidak termasuk jempol) yang memungkinkan mereka berhitung hingga 12 menggunakan jempol.
Jam matahari generasi berikutnya sudah sedikit banyak merepresentasikan apa yang sekarang kita sebut dengan “jam”. Sedangkan pembagian malam menjadi 12 bagian, didasarkan atas pengamatan para ahli astronomi Mesir kuno akan adanya 12 bintang di langit pada saat malam hari.
Dengan membagi satu hari dan satu malam menjadi masing-masing 12 jam, maka dengan tidak langsung konsep 24 jam diperkenalkan. Namun demikian panjang hari dan panjang malam tidaklah sama, tergantung musimnya (contoh: saat musim panas hari lebih panjang dibandingkan malam). Oleh karena itu pembagian jam dalam satu hari pun berubah-ubah sesuai dengan musimnya. Sistem waktu ini disebut dengan sistem waktu musiman. Pada sekitar tahun 147-127 SM, seorang ahli astronomi Yunani bernama Hipparchus menyarankan agar banyaknya jam dalam satu hari dibuat tetap saja yaitu sebanyak 24 jam, disebut dengan sistem waktu equinoctial.

»»
bertahun-tahun yang lalu
di
Direkomendasikan pembaca lain
9 komentar
Suka post-nya? Punya opini? Tanggapin deh!
Batal
 
Mengapa ini dilaporkan?
Penting: laporkanlah pelanggaran serius tapi jangan terlalu napsu pula. Sebuah post/komentar yang dilaporkan oleh beberapa anggota akan terhapus secara otomatis.
Batal
Harap masuk untuk selesaikan
Username
Password
Belum daftar? Daftarlah, cepat kok. Batal
Mari jadi anggota untuk ikutan beraksi
Username
Minimal 6 karakter. Hanya angka dan huruf diperbolehkan.
Password
Password lagi
Email
Biarkan kosong
Punya akun? Masuk deh. Batal
black.id #12139
Indonesia Raya !!!
Diskon/voucher terpopuler