Efek Buruk Blackberry Pada Kehidupan Seks Anda!
Tidak sedikit orang yang kini kecanduan pada BlackBerry atau smartphone lainnya. Meski memang sangat berguna, BlackBerry sebenarnya bisa merusak kehidupan seks Anda dan pasangan.
Kellie Appel, senior vice president dan general manager untuk Turner Trade Gorup mengatakan dia dan suaminya termasuk pecandu BlackBerry. Begitu kecanduannya sampai begitu membuka mata di pagi hari, yang langsung dicari adalah BlackBerry.
Untuk beberapa orang seperti Appel, BlackBerry adalah sebuah kebutuhan. Alat tersebut membuat hidup menjadi lebih mudah. Hanya saja efek dari kecanggihan tekhnologi tersebut, orang-orang seperti Appel menjadi terus-menerus bekerja dan mengganggu hubungan pribadi mereka. Gara-gara alat canggih itu, pasangan menjadi semakin sibuk sehingga sulit meluangkan waktu untuk intim dengan pasangan.
"Ketika akhirnya bisa meluangkan waktu untuk makan malam romantis atau terlibat pembicaraan yang berarti, tekhnologi itu terkadang mulai mengeluarkan suara dan mengacaukan mood, serta menghilangkan kesempatan itu," tutur Lisa Daily penulis 'Stop Getting Dumped! All You Need to Know to Make Men Fall Madly in Love with You and Marry "The One" in 3 Years Or Less', seperti dilansir Forbes.
Patricia A. Farrell, psikolog dan pengarang 'How to Be Your Own Therapist: A Step-by-Step Guide to Taking Back Your Life ', mengatakan ia kerap memberikan terapi pada pasangan yang menjadikan pekerjaan mereka sebagai prioritas utama dalam hubungan. Menurutnya, waktu yang ada sekarang ini banyak dialokasikan untuk bekerja dan bekerja sehingga membuat hubungan suatu pasangan memburuk.
Sebuah survei menunjukkan penggunaan BlackBerry yang awalnya untuk mempermudah pekerjaan dan membuatnya jadi lebih efisien ternyata justru kebalikannya. Dengan adanya alat tersebut, orang jadi semakin memperpanjang waktunya untuk bekerja, seperti yang terjadi pada pasien-pasien Farrell.
Bagaimana dengan dampak Blackberry pada kehidupan seks anda? (◦˘⌣˘◦)
Kellie Appel, senior vice president dan general manager untuk Turner Trade Gorup mengatakan dia dan suaminya termasuk pecandu BlackBerry. Begitu kecanduannya sampai begitu membuka mata di pagi hari, yang langsung dicari adalah BlackBerry.
Untuk beberapa orang seperti Appel, BlackBerry adalah sebuah kebutuhan. Alat tersebut membuat hidup menjadi lebih mudah. Hanya saja efek dari kecanggihan tekhnologi tersebut, orang-orang seperti Appel menjadi terus-menerus bekerja dan mengganggu hubungan pribadi mereka. Gara-gara alat canggih itu, pasangan menjadi semakin sibuk sehingga sulit meluangkan waktu untuk intim dengan pasangan.
"Ketika akhirnya bisa meluangkan waktu untuk makan malam romantis atau terlibat pembicaraan yang berarti, tekhnologi itu terkadang mulai mengeluarkan suara dan mengacaukan mood, serta menghilangkan kesempatan itu," tutur Lisa Daily penulis 'Stop Getting Dumped! All You Need to Know to Make Men Fall Madly in Love with You and Marry "The One" in 3 Years Or Less', seperti dilansir Forbes.
Patricia A. Farrell, psikolog dan pengarang 'How to Be Your Own Therapist: A Step-by-Step Guide to Taking Back Your Life ', mengatakan ia kerap memberikan terapi pada pasangan yang menjadikan pekerjaan mereka sebagai prioritas utama dalam hubungan. Menurutnya, waktu yang ada sekarang ini banyak dialokasikan untuk bekerja dan bekerja sehingga membuat hubungan suatu pasangan memburuk.
Sebuah survei menunjukkan penggunaan BlackBerry yang awalnya untuk mempermudah pekerjaan dan membuatnya jadi lebih efisien ternyata justru kebalikannya. Dengan adanya alat tersebut, orang jadi semakin memperpanjang waktunya untuk bekerja, seperti yang terjadi pada pasien-pasien Farrell.
Bagaimana dengan dampak Blackberry pada kehidupan seks anda? (◦˘⌣˘◦)
Klik gambar untuk perbesar
Lempar pot lansung ===┌( ¯ д¯)┘ ƘaªƁoº°ºoƦƦ aah..... :d