Internet Goncang Karena Michael Jackson
Dunia geger ketika 25 Juni 2009 King of Pop Michael Jackson diberitakan meninggal. Perginya Sang Mega Bintang tak diduga karena ia memiliki jadwal manggung di London pas sebulan kemudian.
Menurut jadwal, Michael Jackson akan mengadakan konser di O2 Arena London pada 25 Juli 2009. Ia akan tampil dalam konser berjudul This Is It Michael Jackson. Sayangnya, hal itu tak kesampaian. Ia dikabarkan meninggal di rumahnya di Los Angeles pada Kamis, 25 Juni 2009, jam 14.26 waktu setempat.
Berita itu mengentak internet karena melalui media inilah berita itu cepat tersebar. Akibatnya website-website berita kebanjiran kunjungan. Malah website sebesar Google pun sampai kewalahan dan mengalami gangguan beberapa saat akibat terlalu banyaknya pemesanan pencarian untuk kata kunci "Michael Jackson". Website lain yang dikabarkan mengalami gangguan adalah AOL Instant Messenger yang mengalami crash selama 40 menit karena terlalu banyaknya yang mengabarkan kematian Sang Bintang melalui layanannya.

Layanan Twitter juga sempat macet beberapa saat. Diberitakan pada saat itu sebanyak 15% post Twitter adalah mengenai kematian Michael Jackson atau sebanyak 5.000 tweets per menit. Wikipedia mengakui, pada saat itu biografi Michael Jackson mendadak ramai dikunjungi penggunanya hingga mencapai sekitar satu juta kali dibuka dalam jangka waktu hanya sejam. Secara keseluruhan lalu-lintas internet meningkat 11-20% karena meningkatnya jumlah pengguna yang mencari berita kematian Michael Jackson.
Banyak kontroversi sekitar penyebab meninggalnya yang mendadak itu. Ada yang menyebutkan ia mengalami gagal jantung setelah diberi suntikan oleh dokter pribadinya. Masalah ini berlanjut hingga memejahijaukan sang dokter, Dr. Conrad Murray. Murray akhirnya diputus bersalah karena lalai dalam pemberian propofol untuk membantu Jackson tidur namun berakhir dengan kematiannya.
Menurut jadwal, Michael Jackson akan mengadakan konser di O2 Arena London pada 25 Juli 2009. Ia akan tampil dalam konser berjudul This Is It Michael Jackson. Sayangnya, hal itu tak kesampaian. Ia dikabarkan meninggal di rumahnya di Los Angeles pada Kamis, 25 Juni 2009, jam 14.26 waktu setempat.
Berita itu mengentak internet karena melalui media inilah berita itu cepat tersebar. Akibatnya website-website berita kebanjiran kunjungan. Malah website sebesar Google pun sampai kewalahan dan mengalami gangguan beberapa saat akibat terlalu banyaknya pemesanan pencarian untuk kata kunci "Michael Jackson". Website lain yang dikabarkan mengalami gangguan adalah AOL Instant Messenger yang mengalami crash selama 40 menit karena terlalu banyaknya yang mengabarkan kematian Sang Bintang melalui layanannya.

Layanan Twitter juga sempat macet beberapa saat. Diberitakan pada saat itu sebanyak 15% post Twitter adalah mengenai kematian Michael Jackson atau sebanyak 5.000 tweets per menit. Wikipedia mengakui, pada saat itu biografi Michael Jackson mendadak ramai dikunjungi penggunanya hingga mencapai sekitar satu juta kali dibuka dalam jangka waktu hanya sejam. Secara keseluruhan lalu-lintas internet meningkat 11-20% karena meningkatnya jumlah pengguna yang mencari berita kematian Michael Jackson.
Banyak kontroversi sekitar penyebab meninggalnya yang mendadak itu. Ada yang menyebutkan ia mengalami gagal jantung setelah diberi suntikan oleh dokter pribadinya. Masalah ini berlanjut hingga memejahijaukan sang dokter, Dr. Conrad Murray. Murray akhirnya diputus bersalah karena lalai dalam pemberian propofol untuk membantu Jackson tidur namun berakhir dengan kematiannya.
Klik gambar untuk perbesar